Debar yang kian memudar

Debar yang kian memudar

Bertahun lamanya aku pernah menjalin hubungan
Yang kini sudah menjadi kenangan
Dan lambat laun mulai terlupakan

Jujur saja, memang sulit bagiku untuk melupakan
Tapi rasa ini sulit utk diungkapkan

Bukan tipeku seorang pendendam
Tapi apalah daya ku bukan manusia yg luhur bak cendekiawan

Hai tuan nan rupawan
Sudikah kau jika hati ini kembali tak tertahan?

Kini
Debar sudah tak lagi berkabar
Malah kurasakan debar yang kian memudar

Aku gembira kembali merasa segar
Mengingat hati ini berhasil menang melawan debar

Hai tuan yang suka bikin hati berdebar
Terimakasih karena sudah jarang berkabar
Kini rasa kian memudar
Debar pun menjadi sukar

Dot.co
05.03.20





Comments

Popular Posts