Meniti Mimpi kala Pandemi
2 maret 2020
Saksi sejarah dimana semuanya dimulai
Kita tidak pernah menyangka
Awalnya hanya dua orang terindikasi
Kini 4.557 penduduk dinyatakan terinfeksi
Entah sampai kapan pandemi ini menepi
Aku dan kau pun tak tahu pasti
Banyak orang mulai menangisi hari
Karena sesuap nasi pun kini susah dicari
Tapi, sobat sebenernya harus kah kita begini hanya karena pandemi?
Yok, sama-sama bangkit
Ayo meniti mimpi walau pandemi menghampiri
Banyak kok yang masih bisa kita syukuri
Mari menikmati hari, disini, saat ini
Kalau dulu sebelum pandemi
Kita sibuk melulu kesana sini
Sekarang Tuhan ingin kita disini menanti
Mendekatkan diri dari hati ke hati
Sambil mengikhlaskan hal-hal yang pergi
Ingat, kamu tidak sedih sendiri
Aku, kamu, dan kita semua masih disini
Mari sama-sama membangun mimpi
Tuk pribadi yang lebih baik setelah pandemi
Pandemi bukan waktunya berhibernasi
Ini saatnya kita mulai fokus meniti mimpi
Mimpimu gak berhenti hanya karena pandemi
Karena sejatinya ada banyak cara tuk bisa membanggakan ibu pertiwi
Untuk semua pahlawan-pahlawan yang sudah berdedikasi
Kami lantunkan doa yang tiada henti
Terkhusus untuk ayah yang sangat adek sayangi
Tiada kata yang pantas diberi melihat perjuanganmu kini
Di kala pandemi ini, ayah tetap keluar mencari rezeki
Perasaan khawatir tentu terus menghantui
Tapi, adek yakin Tuhan selalu melindungi
Hamba-Nya yang bergerak karena hati nurani
Adek disini yah, tetap meniti mimpi
Pandemi tidak akan menyurutkan semangat kami
Tugas, kuliah online, bukan masalah berarti
Ketika ragamu sudah berjibaku demi kami
Terimakasih sekali lagi untuk semua pihak yang sudah berjuang saat ini
Semoga ini menjadi sejarah yang sangat berarti
Bahwa yang sangat berkuasa pun tak kuasa dengan hanya karena makhluk tak kasat mata
Saksi sejarah dimana semuanya dimulai
Kita tidak pernah menyangka
Awalnya hanya dua orang terindikasi
Kini 4.557 penduduk dinyatakan terinfeksi
Entah sampai kapan pandemi ini menepi
Aku dan kau pun tak tahu pasti
Banyak orang mulai menangisi hari
Karena sesuap nasi pun kini susah dicari
Tapi, sobat sebenernya harus kah kita begini hanya karena pandemi?
Yok, sama-sama bangkit
Ayo meniti mimpi walau pandemi menghampiri
Banyak kok yang masih bisa kita syukuri
Mari menikmati hari, disini, saat ini
Kalau dulu sebelum pandemi
Kita sibuk melulu kesana sini
Sekarang Tuhan ingin kita disini menanti
Mendekatkan diri dari hati ke hati
Sambil mengikhlaskan hal-hal yang pergi
Ingat, kamu tidak sedih sendiri
Aku, kamu, dan kita semua masih disini
Mari sama-sama membangun mimpi
Tuk pribadi yang lebih baik setelah pandemi
Pandemi bukan waktunya berhibernasi
Ini saatnya kita mulai fokus meniti mimpi
Mimpimu gak berhenti hanya karena pandemi
Karena sejatinya ada banyak cara tuk bisa membanggakan ibu pertiwi
Untuk semua pahlawan-pahlawan yang sudah berdedikasi
Kami lantunkan doa yang tiada henti
Terkhusus untuk ayah yang sangat adek sayangi
Tiada kata yang pantas diberi melihat perjuanganmu kini
Di kala pandemi ini, ayah tetap keluar mencari rezeki
Perasaan khawatir tentu terus menghantui
Tapi, adek yakin Tuhan selalu melindungi
Hamba-Nya yang bergerak karena hati nurani
Adek disini yah, tetap meniti mimpi
Pandemi tidak akan menyurutkan semangat kami
Tugas, kuliah online, bukan masalah berarti
Ketika ragamu sudah berjibaku demi kami
Terimakasih sekali lagi untuk semua pihak yang sudah berjuang saat ini
Semoga ini menjadi sejarah yang sangat berarti
Bahwa yang sangat berkuasa pun tak kuasa dengan hanya karena makhluk tak kasat mata
Comments
Post a Comment