wanita harus punya prinsip
Wanita, makhluk indah ciptaan Tuhan
Dengan sejuta problematika
Dan nikmat yang turut serta
Tidak ada wanita yang lemah
Hanya saja ia sering kali menutupi perasaannya
Dahulu wanita dipandang tak elok
Kini ia pun tak luput diperolok
Tapi, apakah memang begitu?
Wanita tidak mesti seperti itu
Kini, zaman sudah berganti
Bukan eranya lagi untuk berkecil hati
Wanita berhak punya ruang
Untuk meraih setiap kesempatan yang datang
Katanya ini emansipasi
Tapi bagiku lebih dari itu
Emansipasi sudah lama hadir sebelum Kartini
Ketika ia guncang pertiwi dengan karya fenomenalnya
Jauh sebelum itu, banyak ninik mamak yang sudah turun ke medan perang
Berjuang demi satu kata, Merdeka!
Kini bukan eranya lagi berbicara emansipasi
Ini saatnya tuk turut berpartisipasi
Sudah cukup berbasa-basi
Mari bergerak untuk pertiwi
Wanita jangan kalah dengan hati nurani
Logika dan rasio juga harus main
Karena itu, tak cukup jika hanya paras yang diperbaiki
Ilmu juga perlu tuk dicari
Agar tak gampang dipermainkan lelaki
Hidup ini tak semudah melukis alis
Tak pula segampang menabur perona pipi
Kau perlu berpikir dibalik teralis
Tuk bisa melangkah jauh bukan hanya bermimpi
Wanita perlu punya prinsip
Agar ia tetap berdiri
Tak mudah goyah ketika digoyang ombak
Tak mudah melayang ketika ada angin
Tak mudah terbakar ketika di atas api
Tak mudah kalah walau selalu mengalah
Tak menyerah walau harus pasrah
Wanita hadir untuk menciptakan kehidupan
Untuk itu, kau pula harus hidup
Hidup dalam kehidupan yang kau impikan
Bukan sekedar hidup demi ia yang hidup
Sah-sah saja kau melangkah
Tapi jangan sampai melewati tabirmu
Kau juga punya kodrat dan arah
Lakukanlah dan nikmatilah itu
Dari aku,
Wanita.
Dengan sejuta problematika
Dan nikmat yang turut serta
Tidak ada wanita yang lemah
Hanya saja ia sering kali menutupi perasaannya
Dahulu wanita dipandang tak elok
Kini ia pun tak luput diperolok
Tapi, apakah memang begitu?
Wanita tidak mesti seperti itu
Kini, zaman sudah berganti
Bukan eranya lagi untuk berkecil hati
Wanita berhak punya ruang
Untuk meraih setiap kesempatan yang datang
Katanya ini emansipasi
Tapi bagiku lebih dari itu
Emansipasi sudah lama hadir sebelum Kartini
Ketika ia guncang pertiwi dengan karya fenomenalnya
Jauh sebelum itu, banyak ninik mamak yang sudah turun ke medan perang
Berjuang demi satu kata, Merdeka!
Kini bukan eranya lagi berbicara emansipasi
Ini saatnya tuk turut berpartisipasi
Sudah cukup berbasa-basi
Mari bergerak untuk pertiwi
Wanita jangan kalah dengan hati nurani
Logika dan rasio juga harus main
Karena itu, tak cukup jika hanya paras yang diperbaiki
Ilmu juga perlu tuk dicari
Agar tak gampang dipermainkan lelaki
Hidup ini tak semudah melukis alis
Tak pula segampang menabur perona pipi
Kau perlu berpikir dibalik teralis
Tuk bisa melangkah jauh bukan hanya bermimpi
Wanita perlu punya prinsip
Agar ia tetap berdiri
Tak mudah goyah ketika digoyang ombak
Tak mudah melayang ketika ada angin
Tak mudah terbakar ketika di atas api
Tak mudah kalah walau selalu mengalah
Tak menyerah walau harus pasrah
Wanita hadir untuk menciptakan kehidupan
Untuk itu, kau pula harus hidup
Hidup dalam kehidupan yang kau impikan
Bukan sekedar hidup demi ia yang hidup
Sah-sah saja kau melangkah
Tapi jangan sampai melewati tabirmu
Kau juga punya kodrat dan arah
Lakukanlah dan nikmatilah itu
Dari aku,
Wanita.
Comments
Post a Comment