Menua bersama
Bayi menjadi balita
Balita menjadi kanak-kanak
Kanak-kanak menjadi remaja
Remaja beranjak dewasa untuk kemudian menua
Sekiranya begitulah rata-rata siklus hidup manusia
Jika Tuhan beri kita keberkahan umur untuk hidup
Jika tidak, mungkin memang begitulah adanya
Kisah yang tak akan pernah terduga
Kembali lagi berbicara tentang menua
Tahap ini jarang sekali dibahas oleh anak muda
Karena pada umumnya mereka sedang asik dengan dirinya
Lupa akan masa depan yang menantinya
Karir bagus
Hidup mewah
Media sosial penuh hal estetik
Keluarga kecil yang ciamik
Kiranya menjadi dambaan setiap orang
Tapi pernahkah kita sejenak menilik kebelakang
Ada mereka yang menyokong kita
Sudah sejak lama
Menanam benih tanpa pamrih
Sedari kecil kita dirawatnya
Diberinya pendidikan terbaik (yang mampu ia beri)
Dikorbankannya segala yang ia punya
Kenikmatan
Kenyamanan
Kekayaan
Semuanya untuk kita
Sedangkan mereka tak mengapa
Melihat senyum kita saja
Mereka sudah sangat bahagia
Dialah malaikat berwujud nyata
Dimana Tuhan titipkan kita padanya
Lihatlah janin yang dulu belum berdaya
Sudah tumbuh jiwaraganya
Jika mungkin kita pernah kesal terhadapnya
Amarahnya yang menyakitkan hati kita
Sikapnya yang mungkin tak sesuai kehendak kita
Atau mungkin perangainya yang tak lagi sesuai dengan kita
Bukanlah menjadi penghalang
Untuk bisa menua bersama
Jika saja memang benar begitu adanya perangai mereka
Mungkin saja kita sudah tak ada lagi di dunia
Sejak kecil sudah tak bernyawa
Kita hanya tidak tahu
Sudah sejauh, seberat ataupun sepanjang apa perjuangan mereka
Pemberontakan yang kita lakukan
Terkadang bukanlah solusi
Api melawan api tentunya akan semakin marak
Api ditambah dengan angin apa lagi
Bisa-bisa menyebar kemana-kemana
Api dan air adalah jawabannya
Dulu saat kita hanya bisa merengek
Apakah mereka menjadi api?
Tidak mereka ibarat air yang berusaha menyesuaikan bentuk dengan wadahnya
Mereka berupaya keras agar kita bisa tenang
Sekarang ketika mereka berapi
Apakah pantas kita menyulut api kembali?
Lambat laun kau juga akan merasakannya
Menua bukanlah perihal mudah
Tubuhmu tak lagi bertenaga
Tapi jiwamu masih bernyawa
Ingin tetap hidup
Tapi takut menyusahkan
Ingin bermakna
Tapi sering disalahartikan
Selagi muda mari kita pupuk diri ini
Memantaskan diri untuk masa depan yang lebih baik
Mengikhlaskan masa lalu
Dan mari membuka lembaran baru
Aku tak sabar ingin menua denganmu
Dengan ayah dan ibuku
Juga ayah dan ibumu
Serta banyak ayah dan ibu diluar sana
Yang akan menjadi sejarah terlahirnya
Kita semua
Mari menua bersama!
Comments
Post a Comment