Gaming Addiction: A mental disorder?
Hai, Socconians!
Seiring perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, permainan pun turut berkembang dari tradisional hingga ke permainan modern berupa game online. Khususnya di daerah perkotaan sangat sulit ditemukan anak-anak yang masih bermain permainan tradisional. Kebanyakan dari mereka memilihgame onlineuntuk dimainkan. Namun tahukah kamu bila terus dibiarkan bukan tidak mungkin pemain gamebisa mengalami kecanduan atau bahkan gangguan kesehatan mental?
Game onlinemenurut Kim adalah game (permainan) dimana banyak orang yang dapat bermain pada waktu yang sama dengan melalui jaringan komunikasi online.[1] Game onlinedengan semua kontenmenarik di dalamnya membuat para pemain betah berlama-lama atau bahkan berjam-jam. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan timbulnya kecanduan. Kecanduan atau addiction dalam kamus psikologi diartikan sebagai keadaan tergantung secara fisik pada suatu obat bius. Pada umumnya kecanduan tersebut menambah toleransi terhadap suatu obat bius, ketergantungan fisik dan psikologis, dan menambah gejala pengasingan diri dari masyarakat apabila obat bius dihentikan.[2] Bila dikaitkan dengan game online, kecanduan ini disebabkan oleh teknologi internet atau sering disebut internet additive disorder. Sehingga, dapat dipahami bahwa game onlinemerupakan bagian dari teknologi yang sangat diminati bahkan dapat menyebabkan kecanduan dengan intensitas tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa 15% dari pemain game memiliki gejala kecanduan. Bahkan, hampir 10 dari remaja pemain game rentang usia 8 s.d. 18 tahun terdeteksi kecanduan bermain game.[3]Anak-anak yang bermain game 4 hingga 5 jam per hari biasanya tidak memiliki kehidupan sosial di luar. Bila keadaan ini terus berlanjut akan mengakibatkan kecerdasan emosional anak tersebut menurut 9 tahun dari usia aslinya. Sehingga, ketika anak tersebut berumur 21 tahun ia memiliki kecerdasan emosional seperti anak umur 12 tahun. Bila kecanduan game diderita oleh orang dewasa akan menyebabkan permasalahan di tempat kerja dan hubungan pribadi serta gangguan makanan ataupun tidur.[4]
Kecanduan game online sudah menjadi masalah yang mendapat perhatian penting di berbagai negara. Banyak orang, termasuk Inggris telah memiliki klinik untuk mengobati kecanduan ini. Bahkan International Classification of Disease(ICD) akan memasukkan gaming disorderatau gangguan yang diakibatkan oleh game pada konferensi ke 11.[5]
[1] Hyo-Jun Kim, Improving The Vehicle Performance with Active Suspension Using Road-Sensing Algorithm (Elcevier ScienceLtd: 2002), hal. 24.
[2] J.P. Chaplin, Kamus Lengkap Psikologi Terjemahan Kartini Kartono (Jakarta: Rajawali Press, 2009), hal. 11.
[3] https://www.newportacademy.com/resources/glossary/video-game-addiction/
[4] https://www.webmd.com/mental-health/addiction/features/video-game-addiction-no-fun#2
[5] https://www.bbc.com/news/technology-42541404
Comments
Post a Comment