Septemberku yang hilang
September ku yang hilang
Harapan
Kenyataan
Kekesalan
Amarah
Ego
Benar
Salah
Tertekan
Diam
Dan
Menghilang
Saat
Harapan menjadi penopang namun Kenyataan merubuhkan.
Tugas baru, ujian baru, beban baru serta tantangan dan tuntutan kehidupan yang
berbeda menuntun pada suatu perubahan. Satu persatu hal tak sesuai diubah.
Mencoba beradaptasi dengan keadaan. Sadar atau tidak, hal yang lama dan
terkesan kolot akan tertinggal. Saat yang tertinggal tak terima Kekesalan menghampiri dan mempertanyakan
kenapa harus begini.
Kekesalan yang memuncak berujung pada Amarah yang tak terkendali. Kata kata menyakitkan keluar dengan
bebasnya. Ego semakin terlihat dan merajalela.Benar dan Salah menjadi
topik permasalahan. Tertekan, inilah yang dirasakan pada akhirnya. Saat semua kata tak berguna untuk meredam situasi
yang mengkekang
Diam menjadi pilihan. Tiada yang dapat mengerti cueknya si perhatian
begitu juga dengan diamnya si periang
hingga suatu saat tak lagi ada suara terdengar dan Septemberku
pun Menghilang
Comments
Post a Comment