pantai
Terimakasih sudah menghantarkan kedamaian
Di saat jiwa dan ragaku berkecamuk
Berlawanan arah saling bersitegang
Terimakasih sudah disana
Angin yang meniupmu
Ombak yang menerpamu
Sungguh membuat gemericik air menjadi gemuruh
Gemuruh yang mampu menentramkanku
Kau adalah Mahakarya Tuhan
Diciptakan dengan kuasa-Nya
Dijaga dengan penjagaan-Nya.
Namun di rusak oleh tangan-tangan kotor tak berperasaan
Aku sedih
Aku sedih melihatmu tak damai lagi
Tumpukan sisa kehidupan membuatmu kelam
Endapan endapan asing pun membuatmu tercemar
Aku merindukanmu
Ku merindukan suara indahmu
Suara gemuruh yang melambangkan kebahagiaanmu
Ku mohon janganlah menyerah dulu
Izinkan aku kembali merawatmu
Mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Comments
Post a Comment