Self Healing: perlu gak sih?

Menyembuhkan diri sendiri? Kamu aneh ya? Dimana-mana nih, yang ada orang yang nyembuhin kita. Masa iya kita nyembuhin diri sendiri? 

Aku yakin temen-temen pasti pernah ngerasain sakit kepala (yang bener-bener sakit nih ya) yang membuat temen-temen jadi pengen rebahan bentar. Sebenarnya ini adalah salah satu proses self-healing di tubuh kita. 

Contoh lainnya, aku kutip di laman Psycology Today, misal temen-temen makan yang gak sehat, secara otomatis temen2 bakal ngerasain sakit perut dan preference makanan/minuman temen2 juga berubah jadi teh panas atau sup. 

Kalau tadi kaitannya dengan fisik, secara gak langsung ada kaitannya dengan kesehatan mental kita. Kalau fisiknya cape sering kali kita juga jadi gak mood atau bahkan bawaannya marah mulu kalau ada hal yang ga sesuai kemauan. 

Karena itu, self-healing itu penting banget temen-temen. Aku pribadi, ketika mengalami sesuatu yang kiranya gak enak di hati atau bahkan menyakiti fisikku. I will do something first to myself. Entah itu dengan nangis (sewajarnya), mencurahkan perasaan dibawah pena, cerita ke ibu, atau self-talk. 

Dan pas aku lagi kurang nyaman dengan kehadiran seseorang ketika aku melihatnya, aku prefer untuk ga liat dia dulu untuk beberapa waktu sebelum aku kembali ke rutinitas. Ibaratnya kaya melangkah mundur bentar supaya aku bisa melompat lebih jauh. 

Tentang self-healing ini menurut aku semua orang punya resepnya masing-masing. Resepnya aku dan kamu bisa aja beda, asal itu untuk kebaikan it's okay. 

Dikutip dari laman yang sama, aku nemu nih, beberapa tips yang bisa kamu coba (penjelasannya ada di link yang aku mention di bawah) 

1do a grounding meditation
2. practice resonant breathing
3. regular journaling practice
4. practice inner visualisation

Beberapa tips di atas memang ngaruh banget sih ke aku untuk bisa lakuin self-healing. Seperti judul buku yang pernah aku baca karya Adjie Silarus "Sadar penuh, hadir utuh". Langkah-langkah seperti bernafas yang mendalam dan meditasi membuat aku sadar bahwa aku gak bisa selamanya menghindar.  Aku harus bisa menghadapinya, sekuat ku mampu. Kalau aku uda ngerasa gak kuat, aku juga harus berani untuk minta pertolongan. 

Semuanya butuh proses, aku pun demikian. 
Self-healing memang gak mudah. Tapi sekali kamu berhasil menemukan pattern-nya kamu jadi lebih kenal sama diri kamu sendiri. 

Aku yakin, AKU KAMU dan KITA semua pasti BISA! 

____________________________________________
Link:
https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-empowerment-diary/201907/how-heal-yourself-and-others



Comments

Popular Posts