aku hanya punya waktu
Semakin kesini, aku semakin ditunjukkan oleh-Nya
Bahwa ada makna di setiap kondisi
Diri yang tak pernah berhenti berkompromi ini
Hampir saja kalut karena situasi yang menghampiri
Ada begitu banyak kesenjangan di sini
Setiap detik yang berlalu kian menyiksa diri
Aku kembali berargumentasi
Kenapa aku begini?
Kenapa pula dia harus begitu?
Suatu hal yang tak kutemukan jawabannya
Bahkan hingga kini
Aku bahkan tak sanggup mengatakan ku tak punya materi
Karena kurasa Tuhan sudah banyak memberiku limpahan anugerah tiada henti
Lantas hal apa yang sedang ku cari?
Aku terdiam dan kembali bergeming
Hari demi hari ku lalui
Setiap rangkaian hari menjadi sebuah konklusi
Menjadi dirinya tidaklah juga lebih baik
Mungkin benar, dia memilikinya saat ini
Tapi, adakah yang menjamin itu akan bertahan hingga nanti?
Dan adakah yang menjamin aku pun kan seperti ini hingga nanti?
Tentu tidak!
Dunia dengan segala ketidakpastiannya
Memaksa manusia tuk terus bergerak
Memacu tiap insan tuk tak berhenti hanya karena sekali berhasil
Menggaungkan hasra tak ingin mati dan hidup seribu tahun lagi
Sekarang, aku sampai ke titik ini
Mungkin aku belum punya limpahan materi
Belum ada kesempatan untuk melangkah kesana kemari
Menenteng ini dan itu sebagai oleh-oleh jari-jemari
Kuputuskan
Untuk tidak peduli
Kini aku diberkati waktu yang berlimpah
Kasih sayang yang tak hingga
Kesempatan yang sudah lama terbuka lebar
Bukan ranahku tuk mengkaji tiap materi yang mampir
Bukan ranahku pula tuk menjengkali tiap rezeki
Tapi, adalah penting bagiku tuk bisa mensyukuri tiap waktu ini
Bersyukur, berkarya, dan berkembang
Menjadi insan kecintaan-Nya dan kebanggaan ayah juga malaikat terbaikku
Aku yakin tahun ini emas
Bagi siapa saja yang bisa mengenali emas itu
Karena itulah, harus pula ku menjadi emasnya
Comments
Post a Comment