Hari bahagiaku
Waktu itu,
Saat tatapan itu jatuh padaku
Aku hampir tak bisa menahan detak jantungku
Entah kenapa memang feelingku sering kali bisa diandalkan
Awalnya aku tak berharap akan ada temu
Tapi, pandanganku sibuk berkelana
Membayangkan bagaimana jika itu benar
Haha jujur aku tersipu menuliskan buah pikirku sendiri
Sejujurnya, saat itu aku sedang tidak nyaman menunggu
Aku asik melihat-lihat agar pandanganku tak berpusat pada sosok lain yang kuhormati
Tak luput pula, aku perhatikan tatanan khimarku yang mulai berantakan
Dan bajuku yang mulai basah karena terik matahari
Siapa yang tahu saat itu juga ada kamu
Bahkan ku juga tak mengatakan apapun perihal urusanku padamu
Kuyakin rencana Tuhan dibalik semua ini
Baru kemarin pula, ku baca kalimat pengakuan itu darimu
Bukankah ini sebuah kebetulan yang menakjubkan!
Aku bertemu dengan orang yang kukagumi yang juga mengagumiku
Tapi, aku jatuh karena harapku yang terlalu jauh
Ku kira aku bisa mengenalmu lebih baik dari pada sebuah ketikan, saat itu
Ku harap pula, aku bisa merasakan debar itu saat kamu mulai berbicara tentang harimu
Tentang semua perjuanganmu saat harimu buruk
Atau tentang hal lucu yang mungkin terjadi di sela-sela itu
Aku sangat menantikannya
Namun sebaliknya
Kamu diam bahkan tak mengeluarkan sepatah pun tentangku
Atau menyapaku saat kamu dan kendaraan itu berlalu
Aku sempat membeku untuk beberapa saat
Bertanya kenapa, pada kamu yang sudah berlalu
Bahkan lama setelah kepergian itu
Aku masih mengira kamu akan kembali
Aku juga memperhatikan setiap kendaraan yang berlalu
Kuharap mungkin saja itu kamu
Ku coba cek notifikasi gawaiku juga tak ada kamu
Ku lihat koneksi yang terpaut
Apa mungkin saja, pesanmu belum masuk
Atau benar saja mungkin hari ini tidak spesial untukmu
Aku bingung
Kesal sedih kecewa semuanya seperti menyatu
Aku berusaha untuk tidak menyalahkanmu akan sikap itu
Karena itu diluar kendaliku
Namun aku marah akan diriku yang terlalu menaruh harapku padamu
Aku benci akan harapan yang menjatuhkanku saat aku memikirkan tentangmu
Comments
Post a Comment