berbeda
Sejak awal aku menduga
Ini akan terjadi
Tapi kala itu aku cukup takut
Mengamini pikiranku yang tidak sesuai harapku
Tapi, itulah hidup
Kadang semua bisa datang dengan tiba tiba
Dan pergi pula secara bersamaan
Ingat, diri ini saja suatu waktu bisa pergi
Pergi dan takkan kembali
Akhir-akhir ini aku memang memikirkan kamu dan dirinya
Dua insan yang sama-sama bisa membuatku jatuh hati dengan cara yang berbeda
Aku mencintaimu tanpa tapi
Dan juga menyayanginya tak bertepi
Hingga, Tuhan menunjukkanku dengan kejadian itu
Awalnya aku kehilanganmu karena lisanku
Berikutnya, aku kehilangan dia karena ketidaktahuanku
Aku sungguh naif yah?
Aku masih mengharapkanmu kala itu
Dan begitu juga masih juga menjalin hubungan baik dengannya
Karena aku sayang kalian berdua
Kalian sering ada dalam fase terburukku
Dan bersamaku serta menguatkanku
Bahkan kalian banyak berjasa dalam hari-hariku
Bukan alasan bagiku membenci dirimu atau dirinya
Dan sudah seharusnya aku tidak membenci
Karena seharusnya kalianlah yang membenciku
Ku pahami bahwa watakku sungguh patut dibenci
Ketika memiliki kalian yang bisa menerimaku
Sungguh senangnya aku dulu!
Namun hari ini
Rasaku pudar karenanya
Kamu memang sudah tidak hilang lagi dari radarku
Tapi rasaku yang hilang
Dia pun demikian
Sungguh, bertahan menahan semuanya akhir-akhir ini menyakitkan
Aku hampir kalut karenanya
Ditambah lagi kesayangku tak lagi ada disana
Tuk bertahan saja ku tak mampu
Bagaimana bisa ku bertahan dengan rasa itu
Dulu aku sering di lupakan oleh banyak orang
Aku hadir tapi dikira hilang
Kata "dilupakan" menjadi sangat buruk kenangannya padaku
Dan jujur aku membencinya
Aku sedih dan sangat sedih
Ketika rasa ini sudah tak seperti dulu
Comments
Post a Comment