Kebosanan: sebuah stimulus yang ambigu

Hari ini kutemui makna itu

Makna akan rasa yang terus bergejolak dariku

Aku merasakannya

Itulah ia sebuah rasa bernama "bosan"


Sering kali, aku menghindar

Aku menghiraukan rasa itu bak tak bermakna

Berlalu begitu saja

Terlupa hanya karna gawai semata


Hingga sampailah aku dimasa rasa itu memuncak

Menjadi sebuah kesengsaran tak bermuara

Ingatkah aku kapan pertama kali ku merasakannya? 

Akupun jua tak bisa mengurai kembali memori lama


Aku terpaku menatap diriku yang hina

Hingga sujudku kepada-Nya menjadi pembuka

Kulihat dunia dari cara yang berbeda

Kutemukan Ia dalam kehikmatan bersimpuh dan berpeluh mesra


Seyogyanya tak salah bila engkau mulai bosan

Ia adalah rasa yang Dia berkahi padamu

Analisalah ia, terimalah ia

Bukalah hati dan pikiranmu tuk mengolahnya


Biarkanlah nuranimu bekerja

Menemukan cinta-Nya dalam terbitnya fajar

Sudahkah kau sadari makna rasa itu? 

Rasa yang kau namai dengan bosan nyatanya tak seburuk itu


Anggaplah ia sebagai penanda ketidaksukaanmu

Temuilah ia dan ajaknya ia berbicara 

Jangan pula kau hindarinya dan mencari yang lain

Takkan padam api yang kecil bila engkau pergi begitu saja

Tak butuh waktu lama pula untuknya untuk membakar dirimu


Temuilah aku dalam pencarian itu

Comments

Popular Posts