Kesendirian itu baik bagimu
Sedetik adalah ambang waktu yang kubutuhkan untuk menghubungimu
Sedetik pula dapat menjadikan tawamu menjadi obat diriku yang rapuh
Sedetik itu yang menyebabkanku meragu
Keraguan ini bermuara pada keingintahuanku yang kian tak menentu
Aku mulai ragu dengan atensiku
Kenapa ia selalu teralihkan olehmu
Kenapa itu bukan tentangku
Aku beranjak dari kasurku yang berderit
Berusaha menjerit ditengah hidup yang terasa pahit
Tuhan, aku merasa teramat sakit
Jauh dari-Mu adalah penyakit
Kini, aku sendiri
Terpaku termangu dan terlihat sayu
Aku terpesona oleh indahnya dunia-Mu
Oleh indahnya makhluk ciptaan-Mu
Sempat terbesit olehku ingin memilikinya
Tapi sudahkah Tuhannya ridho terhadapku
Inikah caraku menjemput ridho-Mu?
Aku terpaku dengan pertanyaan yang membelenggu
Kesendirian ini sempat membuatku takut
Tapi, rahmat-Mu kembali menyelamatkanku
Caranya mungkin tak sebahagia itu
Bisa jadi semengerikan dan semenakutkan itu
Tapi, aku yakin jalan-Mu adalah yang terbaik untukku
Aku ingin menemui-Mu dengan cintaku yang kuperoleh karena ridho-Mu
Bukan karena amarah-Mu padaku
Izinkan aku.
Comments
Post a Comment