Memulai lembaran baru
Aku mulai mencium aromanya
Aroma kehampaan yang tak ku suka
Mendekatinya saja aku enggan
Apalagi bercerita tentangnya
Tapi, terpikir olehku
Takkan ada kata ramai bila tidak ada kata hampa
Takkan pula ada aku jika tidak ada dia
Tapi, masalahnya kenapa harus ada kamu dan dirinya?
Aku mencoba mendalami alurnya
Apakah polanya sama ataukah ini tanda yang berbeda?
Dan aku kembali ke titik awalnya
Titik dimana aku adalah aku
Apakah aku aktor utamanya ataukah dirinya?
Ku mohon perjelas lah bagian itu agar aku bisa melangkah
Skenario ini saja sudah rumit apalagi aku harus melakoninya
Hmm, maukah kau menjadi aku untuk sebentar saja?
Aku kecewa akan harapku yang pergi begitu saja
Salahku yang berharap pada sosok bernama manusia
Aku kecewa pada sikapnya yang menyerah dengan begitu mudahnya
Hingga, tak lagi ku tahu apakah itu memang dirinya?
Ataukah hanya sebuah dialog yang dimainkannya?
Comments
Post a Comment