Topeng itu adalah aku
Fajar membangunkanku dengan cahayanya
Engkau menyadarkanku akan kehadirannya
Mungkinkah itu sebuah kebetulan yang nyata?
Atau hanya prasangka ku saja?
Hari demi hari berlalu
Kini 3 minggu sudah, aku bersamamu
Aku mulai terbiasa akan indah dan lucunya senyum itu
Aku juga tahu ternyata aku pun tak sebaik itu
Tiap hari rasanya seperti tantangan baru
aku menemukan indahnya bercengkrama denganmu
Canda tawa itu mengingatku akan indahnya hidup ini
aku berusaha untuk terbiasa
tapi apalah daya diri ini hanya manusia
tak jarang aku juga salah
tapi aku tidak membiarkannya begitu saja
aku tetap berusaha
aku tetap berjuang
aku tetap memperbaikinya
tapi diri ini mulai lelah
aku mulai menemukan kejemuan di sana
kadang aku pun tak kuasa menahan amarah dan juga rasa yang tidak tahu di mana tempatnya
lantai demi lantai aku tapaki
tangga demi tangga mulai aku naiki
aku merasa tertinggal
aku merasa tidak baik-baik saja
aku juga merasa hidupku hampa di tengah banyaknya tawa
apakah ini proses mendewasa
ataukah hanya sebuah drama yang aku mainkan begitu saja
Tuhan jika topeng ini membuatku bertumbuh dan tetap bersama-Mu
maukah Engkau menanamkan rasa ikhlas di hatiku
hingga aku bisa menikmatinya
karena sungguh, aku tak mampu
tapi aku yakin Engkaulah yang Maha mampu
Comments
Post a Comment