Bisa kok
Ketika dinding itu terasa terlalu tinggi
Aku mulai meragukan aku
Aku merasa seperti siput yang berselaput
Lamban tak tertawan
Terpaan angin pun bisa menghempaskanku
Hentakan manusia menggoyahkanku
Hingga kata itu masuk ketelingaku
"Bisa kok"
Menyadari diri ini bisa berdikari
Berdiri di kaki sendiri
Di tengah godaan dunia
Aku coba menemukannya
Menemukan aku dan jiwaku
Idealis memang kelihatannya
Tapi kurasa memang begitu adanya
Mimpi itu harus idealis
Tak bisa kau gores sebuah garis
Jika pulpen saja tak kau miliki
Sama halnya dengan mimpi
Tak bisa kau gapai ia, jika untuk dirimu saja kau tak bisa egois
Indahnya insan dan sebuah pertemuan
Menyadarkan aku bahwa aku lebih dari aku
Sungguh beruntungnya aku
Dikelilingi oleh jiwa jiwa yang utuh
Hadirnya menyalakan apiku
Suaranya membuatku bersemangat
Ceritanya menginspirasi hari hariku
Luas pikirnya telah membuatku terpana
Tak semua kan paham
Tak semua pula mesti terkatakan
Tapi aku akan coba pahami
Indahnya hadirmu dalam setiap perjuanganku
Aku akan bertahan
Setiap detiknya akan aku perjuangkan
Mendekatkan aku dengan-Nya
Comments
Post a Comment