Kehidupan masa lalu
Pernah terbesit dalam pikirku
Bisakah aku melupakanmu?
Bolehkah sejenak saja engkau enyah dari pikiranku
Aku ingin menemui aku, bukan kamu
Tapi, dengan mudahnya kau masuk dan keluar dengan begitu saja
Ibarat pintu yang tak tertutup, apakah kau kira pintu itu untukmu?
Mungkin aku bodoh saat itu
Tapi, takkan pula kubiarkan pintu itu kembali terbuka untukmu
Aku percaya akan satu hal dalam hidup
Ada masa lalu, masa kini dan masa depan dalam setiap satuan waktu
Aku bukanlah aku dari masa lalu
dan belum tentu pula masa depanku kan sesuai anganku
Tapi, takkan ku biarkan masa kini terlewat olehku
Hanya karena, keresahanku akan masa lalu dan masa depan yang bukan jangkauanku
Hadirnya aku di dunia hanya untuk-Nya
seyogyanya setiap tingkah lakuku juga karena-Nya
Tapi, seringkali dalam setiap detiknya ku terlupa
ku hanya insan bernama manusia
Aku mencintai-Mu karena-Mu
Aku mendambakan hangatnya pelukmu-Mu di setiap malamku yang dingin
Ku bayangkan sentuhan lembut itu dalam sujudku
Setiap waktu yang berlalu aku harap aku melaluinya dengan-Mu
Tuhan, sungguh ku lemah akan pikirku
Takkan mampu ku raup duniamu hanya dalam anganku
Takkan pula ada tangis dan tawa bila bukan karenamu
Izinkan aku
Comments
Post a Comment