Kemanakah ia yang dahulu?
aku kehilangannya
aku tahu ini tak seindah kelihatannya
aku jujur dengan kalimatku yang sederhana
membuka untaian rasa yang tak lagi ku tahu bentuknya
Perjalanan itu membuatku menemukannya
tapi perjalanan itu pula yang menandakan kepergiannya
akankah aku bisa melakukannya
bila tiap langkah ini mengingatkanku tentangnya?
waktu terus berjalan
tapi aku belum bisa menerima
benarkah ini faktanya?
sebenarnya kemana dirinya?
harumnya tak lagi dapat ku indera
hangat tangannya tak jua dapat ku genggam
lambaian itu pun mungkin takkan lagi kulihat
Sudahkah aku siap menghadapinya?
aku tak benci
tapi salahkah jika ku tetap mengingatnya?
Comments
Post a Comment