Garis waktu
Ingin yang selalu ku pinta kini terlaksana
Saat dimana dua hati itu berusaha menyatu menjadi satu kata bernama kita
Menjadikan setiap momen menjadi lebih berwarna
Aku terbawa dalam sebuah bahtera yang tak pernah kuduga
Diantara hembusan nafas yang menggebu
Inginku berpadu menjadi inginmu
Entah apa jadinya ia, tapi bolehkah sejenak kita menikmatinya?
Ku gapai engkau namun ku tak mampu
Untaian rasa pun rasanya tak cukup
Tiap hari rasanya candu
Entah sudah kali berapa aku beradu pada waktu dan rindu
Tapi detik jam berlalu tak kenal kata cemburu
Aku lah ia, sang pemburu semu
Pencari ramah dalam kerahaman palsu
Lambat laun aku pun terpaku
Akan rasa yang kian lama kian membeku
Hari ini jatuh sudah asa ku, dalam satu kata berbalut keluh
Biarkan setiap rasaku berpadu
Entah sampai kapan ia mungkin begini dulu
Rintangan hidup yang datang kian beradu
Sesampai kini aku pun tak tau dimana asaku?
Akankah ia kini menjadi aku atau milikku
Mampukah aku bersamanya di tengah gelombang tak tentu
Akankah waktu mengizinkanku bertemu dalam rindu
Kemungkinan apa yang selalu aku coba dulu
Usaikah sudah setiap hal tentangmu?
Comments
Post a Comment