Nikmat sehat : Tipuan Dunia yang Nyata

Sudahkah kita mengucapkan syukur hari ini? 

Berterimakasih akan-Nya serta beribadah pun karena-Nya

Atau, lupakah kita? 

Sibuk dengan rangkaian acara

Hingga melupa menelisik makna dibalik rangkaian skenario kehidupan


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)


Sehat dan senggang

Saat bernafas, ingatkah kita akan udara yang kita hirup dengan percuma?

Saat berjalan, sadarkah kita setiap otot bekerja tanpa diperintah?

Saat berbicara, sadarkah kita akan setiap kata yang terucap?

Sesungguhnya diri ini penuh khilaf dan salah

Setiap hari nikmat yang hadir bak hujan derasnya

Namun bibir ini tak henti pula mengeluhnya

Sudahkah kita memanfaatkan waktu senggang itu?

Atau sudahkah ia menjadi bagian tak bermakna dalam lintasan waktu?

detik ini tak akan berulang

menit ini pun tak akan pernah kau temui lagi

begitupun kita


kita yang dulu telah lalu

kita yang sekarang adalah entitas yang berbeda

kau dengan lintasan waktumu

akupun dengan lintasan waktuku

akankah waktu kita bertemu?



Comments

Popular Posts